🌧️ Backpacker Ke Malang Dari Jakarta 2019
Nah dari pembagian tersebut mungkin Sahabat bisa langsung mencari spot tempat wisatanya di Malang, nih. Di bawah ini ada sedikit contoh bagaimana membuat itinerary agar liburan Sahabat di Malang bisa lebih maksimal. sumber : flickr. Backpacker-an Ke Malang. Setelah tiba di stasiun atau bandara, Sahabat bisa langsung melanjutkan perjalanan ke
Danuntuk sampai di Terminal Ubung, akan menempuh waktu sekitar 2-3 jam. Tur ini memang memakan waktu lama. Bagi yang tidak begitu suka dengan perjalanan lama, bisa menggunakan air accomodation atau pesawat terbang. Kamu bisa take off dari Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, Malang dan landing di Bandara Ngurah Rai. 3.
· buat ongkos bensin sendiri, bensin yg aku habiskan selama pulang-pulang ke jogja merupakan nir lebih berdasarkan rp 400. 000, kalo 1 kendaraan beroda empat 5 orang ga lebih dari rp 100. 000 per orang loh & seru juga bisa mengunjungi aneka macam loka & pula waktu di jogja mobilitas kita gampang mau kemana mana :).
Sayamelakukan solo backpacker ke Malang selama 7 hari dari tanggal 24-30 September 2019, disini saya akan bercerita saat mulai berangkat dari Jakarta sampai di Malang serta hal lainnya selama berada disana. Saya melakukan solo backpacker dari Jakarta ke Malang PP menggunakan transportasi kereta api untuk perjalanan pergi dan pulang
20des 2019 dikota bandung ini banyak ditemukan penginapan rumah atau hotel murah di lokasi-lokasi strategis di seluruh kota bandung. ditambah lagi kita . 10 okt 2019 com, malang BACKPACKER INDONESIA REGIONAL MALANG malang merupakan salah satu tujuan populer wisatawan di indonesia yang menawarkan banyak tempat indah dan menarik. 17 apr 2019
BackpackerKe MALANG JAWA TIMUR 3 Day 2 Night dari JAKARTA by Fictarinajufry Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; Mei 14, 2020 Backpacker Ke MALANG JAWATIMUR 3 D 2 N dari JAKARTA. selipkan Traveloka Yeay jadi kali ini gue mau Sharing tentang Liburan gue ke MALANG akhir November 2019 lalu, gue ke Malang Full
Haiteman teman, saya lagi mau mengadakan jalan jalan bareng teman saya, kita sudah 3 orang( 2 cowok dan 1 cewek), need 1-2 orang cewek lagi untuk temen gw yang cewek dong, kalo ada yang mau bisa japri di wa gw: 081319618767
10Tips Backpacker Ke Bandung Menurut Jakarta 2020 Dua Hari 1 Malam. comment kumar from india 04/2012 could you advice as to the best route to take when visiting the katerinska & punkerni caves near brno if i am traveling by car from prague could you suggest a the thousands of satisfied travelers who have experienced traveling to the galapagos with columbus travel since 1997 contact city learn
BackpackerIndonesia; Forum; Cari teman jalan; Jalan Jalan ke Malang 21-24 Desember 2019 dari Jakarta (liburan akhir tahun) Q: Trending. Tanya & Jawab. Blog. Galeri. Teman jalan. Tour & Travel. Tujuan Wisata. Jalan Jalan ke Malang 21-24 Desember 2019 dari Jakarta (liburan akhir tahun) hayri.pradana, pada 18 Des. 2019, 15.23 di Cari teman jalan
. Ngomongin soal backpacker-an atau traveling budget, Malang pasti akan jadi salah satu destinasi favorit yang disebut. Sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini dikenal sebagai kota yang warga lokalnya ramah, biaya makannya cukup terjangkau, pilihan tempat menginap yang banyak, dan akses ke tempat wisata yang termasuk mudah. Kamu dari dulu ingin berwisata ke Malang tapi nggak tahu gimana caranya biar murah? Tenang, semua bisa disiasati. Hipwee Travel bakal kasih panduannya buat kamu semua. Simak baik-baik kamu berangkat dari Jakarta. Transportasi paling nyaman, apalagi kalau bukan kereta. Nah biar murah, pilih yang kelas ekonomi aja yaa…Malang merupakan salah satu tujuan wisatawan Indonesia, selain Bali dan Jogja tentunya. Supaya bisa backpacker-an ke Kota Malang, persiapan yang matang harus dilakukan dengan banyak mencari informasi tentang beberapa pengeluaran. Salah satunya adalah tentang transportasi dari Jakarta menuju ke sana. Kalau ditanya moda transportasi apa yang paling nyaman? Tentu sebagian besar orang akan sepakat dengan jawaban kereta api, karena nggak ada kemacetan dan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan pesawat. Biar lebih murah, kamu naik yang kelas ekonomi aja. Matarmaja misalnya, berangkat dari Jakarta pukul dan sampai Malang keesokan harinya pukul WIB. Waktu sekitar 17 jam akan kamu habiskan di dalam kereta, bawa makanan yang banyak ya. Obat tidur juga kalau perlu, hehehe.— Tiket Kereta Api Matarmaja PP Rp 109 ribu x 2 = Rp 218 ribuSekarang urusan penginapan. Kalau keuanganmu standar, pilih penginapan sekelas melati. Kalau bujetnya super duper minim, ya bersiaplah “liburan nggembel.” Nginep di Omah Backpacker aja, yuk..Jadi, di Malang ada sebuah penginapan gratis bernama Omah Backpacker. Dimanakah penginapan ini berada? Dari stasiun, kamu bisa menumpang angkot berwarna merah menuju Karangploso. Silahkan turun di depan Masjid An-Nur sebelah kiri jalan, dan posisi Omah Backpacker persis berada di seberang masjid itu. Beneran nggak sih ada penginapan gratis di saat nggak ada yang benar-benar gratis di dunia ini? Pemilik rumah singgah ini bernama Mbak Ajeng, dia memang punya cita-cita mulia. Yaitu, ingin membuat taman baca mini bagi penduduk sekitar desanya. Nah dari situlah, dia membuat Omah Backpacker yang membebankan tamunya dengan satu buku bekas untuk setiap malamnya. Lebih dari satu buku lebih bagus, kategorinya pun bebas. Asal jangan buku porno aja gratis di sini bermakna tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, tapi tetap perlu membayarnya dengan barang lain, yaitu berwisatamu di Malang berarti hanya dua hari. Nah, biar gampang mending kamu sewa motor aja. Hari pertama enaknya yang deket-deket dulu deh ya…Traveling ke kota manapun, percayalah, sewa motor masih selalu menjadi andalan yang murah dan menyenangkan. Pergi kemanapun jadi mudah walau sejatinya kamu tak tahu arah, asal bisa baca peta aja sih. Seperti halnya Bali dan Jogja, di Malang sudah banyak usaha serupa. Per motor dibanderol harga Rp 60 ribu per 24 jamnya, di luar bensin lho hari kedua kamu sampai di Kota Malang pada pukul WIB, dan kamu masih harus bersih-bersih diri serta menyewa motor, otomatis kamu baru bisa mulai berwisata agak siang. Alangkah efektifnya kalau kamu menggunakannya dengan berwisata di sekitaran kota saja. Kamu bisa menilik sejarah Kota Apel ini di Museum Malang Tempo Doeloe misalnya. Terletak di Jalan Gajah Mada atau belakang Balai Kota Malang. Berkunjung kemari, kamu akan melihat semacam timelapse dari masa ke masa sejak jaman purba hingga lupa pula kunjungi Kampung Jodipan yang lagi nge-hits karena warna-warninya, biar hasil fotomu instagramable. Sorenya, kamu bisa melihat kawanan burung merpati sembari menikmati internet gratis di alun-alun Kota Malang. Nah, malemnya mau main-main ke Batu Night Spectacular BNS juga boleh lho. Tapi bayar tiket jangan lupa.— Sewa motor dua hari Rp 60 ribu x 2 = Rp 120 ribu — Bensin dua hari Rp 60 ribu — Tiket masuk Museum Malang Tempo Doeloe Rp 20 ribu — Tiket masuk kampung Jodipan Rp 2 ribu — Tiket masuk BNS Rp 30 ribuHari ketiga, saatnya menikmati wisata alam di pelosok Malang. Agak jauhan mainnya, tapi berangkatnya awal banget juga ya. Bangun pagi dan jangan lewatkan pesona alam di Malang SelatanMalang Selatan terkenal dengan aneka wisata pantainya. Kamu bisa mengunjungi Pantai Balekambang misalnya, yang eksotis dengan gagahnya pura. Balekambang seringkali disebut sebagai Tanah Lot-nya Malang, karena sama-sama terdapat pura yang digunakan sebagai tempat ibadah agama Hindu. Selain itu, keindahan pantainya memang tak kalah indah dengan yang ada di Bali. Jaraknya cukup jauh sih dari kota Malang, yaitu sekitar 60 km dan dapat kamu tempuh selama sekitar 2 jam. Anggaplah kamu bisa berangkat pukul pagi, sampai sana juga masih pagi. Kalau nggak ingin berenang atau bermain ombak, kamu bisa rebahan di pendoponya saja. Juga banyak warung makanan dengan harga relatif sudah bosen sama Pantai Balekambang, ya tinggalin, silahkan melipir ke Pantai Regent di sebelahnya. Pemandangannya nggak kalah menarik kok. Istimewanya, pantai ini memiliki danau yang indah dihimpit oleh gunung karang, pepohonan yang rindang dan pemandangan laut lepasnya yang super puas bermain air, saatnya kembali ke kota Malang. Sebelum menunggu kereta di stasiun untuk kembali ke Jakarta, nambah ilmu dikit-dikit ke satu-satunya Museum Musik di Indonesia yuk, gratis kok. Terletak di deretan perumahan Griyashanta Malang, museum ini merupakan gebrakan museum pertama yang mengabadikan perjalanan musik di tanah air. Tempat ini cocok untukmu yang ingin menelusuri jejak sejarah musik Indonesia.— Tiket masuk Pantai Balekambang Rp 10 ribuPuas menikmati pesona kota Paris for East Java, saatnya kembali ke Jakarta pada sore harinya. Liburan boleh, jangan lupa pulang. Di total dulu semuanya habis berapa ya…Di hari ketiga, kamu bisa menggunakan kereta yang sama dengan saat berangkat dari Jakarta. KA Matarmaja berangkat dari Stasiun Kota Malang pukul WIB dan akan tiba di Stasiun Pasar Senen keesokan harinya pukul WIB, dengan harga yang sama. Coba ya dihitung, semuanya habis berapa.— Tiket Kereta Api Matarmaja PP Rp 109 ribu x 2 = Rp 218 ribu — Sewa motor dua hari Rp 60 ribu x 2 = Rp 120 ribu — Bensin dua hari Rp 60 ribu — Tiket masuk Museum Malang Tempo Doeloe Rp 20 ribu — Tiket masuk kampung Jodipan Rp 2 ribu — Tiket masuk BNS Rp 30 ribu — Tiket masuk Pantai Balekambang Rp 10 ribu — Makan enam kali Rp 13 ribu x 6 = Rp 78 ribu ——– TOTAL Rp 553 ribuJadi, gimana? Kapan kamu ke Malang? Selain melakukan penghematan biaya, kamu juga harus mempertimbangkan pengelolaan waktu. Atur waktumu se-efektif dan se-efisien mungkin. Selamat backpacker-an!
Kota Malang adalah destinasi wisata wajib bagi masyarakat yang berdomisili di provinsi Jawa Timur. Akan tetapi, akhir-akhir ini banyak pula wisatawan dari luar Jawa Timur yang tertarik untuk berkunjung ke Malang. Bahkan, setelah puas menjelajahi Malang, sebagian besar backpacker memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo yang memang tidak terlalu jauh dari Kota Malang. Ada apa saja di Kota Malang? Kemudian, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai backpacker ke Malang? Nah, bagi Anda yang belum pernah mengunjungi Kota Malang, simak tips dan persiapan untuk backpacker ke Malang dari Keluyuran berikut ini, yuk! 1. Perjalanan Ke Malang * sumber Bagi Anda yang tinggal di Jawa Timur, seperti di Surabaya, Mojokerto, Lumajang, atau Blitar, mungkin Anda memilih untuk backpacker ke Malang dengan menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini memang dapat menghemat pengeluaran, sehingga saat berada di Malang Anda tidak perlu menyewa kendaraan atau mengeluarkan dana untuk naik transportasi umum. Jika tidak ingin kelelahan karena mengendarai mobil pribadi, Anda bisa menggunakan kereta api. Bahkan, Anda yang berdomisili di Surabaya pun bisa naik kereta api kelas eksekutif dengan biaya tiket Rp saja. Sementara itu, bila Anda berdomisili dari Jakarta, Anda dapat menggunakan kereta api Matarmaja dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Malang dengan memilih kelas ekonomi seharga Rp per orang. Namun, Anda harus menempuh perjalanan dengan kereta api ini selama 17 jam. Siapkan perbekalan sendiri dari rumah, karena harga makanan yang dijual di kereta api umumnya cukup mahal. 2. Pilih Penginapan Dekat Tempat Wisata Sesampainya di Malang, Anda pasti akan memutuskan untuk backpacker ke Batu. Karena Batu adalah salah satu kota yang memiliki berbagai tempat wisata yang menarik. Karena jarak antara pusat Kota Malang ke Kota Batu membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 1 jam berkendara, maka sebaiknya pilih penginapan di kawasan Batu. Jika Anda melakukan liburan ala backpacker bersama beberapa orang, maka Anda bisa menyewa losmen atau villa-villa murah yang ada di dekat tempat wisata Batu. 3. Transportasi Saat Di Malang Di Malang, agak sulit untuk menemukan tempat penyewaan sepeda motor seperti ketika Anda berada di Bali maupun Lombok. Jika Anda bersama rombongan ingin berpergian dengan mudah, maka Anda bisa patungan untuk menyewa mobil. Selain menyewa mobil, ada opsi lain yang lebih hemat, yakni dengan menaiki bus. Anda bisa naik bus dari terminal yang ada di Malang. Jangan malu untuk bertanya kepada masyarakat sekitar mengenai rute angkutan umum yang bisa digunakan untuk berpergian di sekitar Malang. 4. Menikmati Wisata Petik Apel Malang mendapat julukan sebagai kota apel. Pasalnya, di kota ini sangat banyak kebun apel hijau. Nah, bagi Anda para backpacker yang ingin berlibur di Malang, Anda harus mengunjungi Agrowisata Kusuma yang ada di Batu untuk dapat merasakan sensasi memetik apel sendiri langsung dari pohonnya. Kegiatan yang satu ini nampaknya adalah kegiatan wajib para backpacker dan wisatawan yang belum pernah berkunjung ke Malang. Harga tiket masuk untuk memetik apel ini berkisar antara Rp – Selain memetik apel, pengunjung juga dapat memetik stroberi. Di Agrowisata Kusuma ini ada pula berbagai makanan dan minuman yang diolah dari apel segar. Salah satu minuman yang terkenal adalah jus apel dan cuka apel. 5. Kunjungi Objek Wisata Populer * sumber Hampir semua tempat wisata populer yang ada di Malang ada berada di Kota Batu. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda backpacker ke Batu saat sedang berlibur di Malang. Ada beberapa objek wisata yang wajib dikunjungi ketika Anda berada di kota apel ini, seperti Museum Angkut yang sangat Instagram-able dan menarik untuk berfoto-foto ria.
Banyuwangi masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Kota ini juga menjadi tujuan para backpacker yang ingin merasakan pesonanya dengan low budget. Nah buat kamu yang ingin merasakan serunya bertualang murah, berikut saya ceritakan pengalaman saya backpackeran murah ke Banyuwangi selama 7 hari. Day 1 Jakarta-Malang Tempat check in counter c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Sebelumnya, saya mencari tiket bus karena keputusan saya untuk pergi ke Banyuwangi hanya direncanakan sehari saja. Tapi ternyata harga bus Rp. Alhasil, saya iseng mengecek harga kereta. Eh ternyata masih ada kursi kosong untuk kereta Matarmaja dong! Buru-buru saya pesan tiketnya biar tidak segera dibeli orang. Backpackeran murah ke Banyuwangi versi saya ini dimulai dari Jakarta, 12 September 2019 pk dengan kereta Matarmaja dari Stasiun Pasar Senen. Perjalanan saya sendiri berlangsung sekitar 16-17 jam. Cukup melelahkan di kereta, tapi menyenangkan karena saya yakin liburan ini bakal seru! Day 2 Malang-Banyuwangi Tiba di Stasiun Malang c Denah Lucky Sari/TravelingyukMenurut jadwal, kereta seharusnya tiba di Malang pukul Faktanya, kereta baru sampai pukul Saya sempat singgah di rumah teman saya, Birgita, selagi menunggu jadwal berangkat kereta menuju Banyuwangi. Jadwal kereta menuju Banyuwangi hanya ada 1 kali, pukul dari Stasiun Malang hingga tiba di Banyuwangi pukul Kami memilih Stasiun Karang Asem sebagai pemberhentian. Selain dekat dengan penginapan, lokasinya juga strategis dengan banyak destinasi di Banyuwangi. Karena perencanaan kami belum matang dan minimnya informasi tentang Banyuwangi, kami meminta izin kepada kepala stasiun untuk menginap semalam di sana. Tentu saja, awalnya tidak boleh. Tapi setelah bernegosiasi, terlebih mengingat kami sama-sama wanita, kami diizinkan untuk tidur di musala sampai pagi. Day 3 De Djawatan, Sego tempong Mbok Nah, Pantai Marina Boom Tempat penyewaan motor c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Karena masih pagi, kami putuskan buat menyewa motor di depan stasiun Karang Asem. Penyewaan motor ini masih menjadi satu tempat dengan Karangasem Dormitory, tempat kami menginap. Per harinya, kami membayar Rp. Kami melanjutkan perjalanan ke De Djawatan dengan melewati jalan Nasional III kemudian menelusuri rute Jember-Banyuwangi. Lokasi De Djawatan sendiri sangat mudah di temukan. Hanya dengan membayar Rp. kita sudah bisa masuk dan berkeliling di dalamnya. De Djawatan c Denah Lucky Sari/TravelingyukKarena De Djawatan adalah tempat untuk berfoto, pakailah baju yang cerah agar hasil foto terlihat lebih menarik. Contoh warna yang bisa kami rekomendasikan adalah warna merah. Memasuki De Djawatan, ada kafe terbuka yang mejanya terbuat dari kayu besar yang melingkar. Kita bisa memesan makanan diiringi live music. Suaranya penyanyinya bagus banget, saking bagusnya, seolah-olah sang penyanyi sedang memanggil kita untuk beristirahat dan duduk santai di kafe saja. Live music di De Djawatan c Denah Lucky Sari/TravelingyukSepulangnya, kami mencari tempat makan yang layak untuk disinggahi. Pilihan jatuh pada Nasi Tempong Mbok Nah yang beralamat di Jalan Kolonel Sugiono No. 16, Kertosari. Pemilik kafe menyambut kami dengan ramah. Ternyata makanan yang disajikan banyak sekali! Nasi Tempong Mbok Nah c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Pukul Bergita mengajak saya kembali ke penginapan. Karena Birgita kebetulan mau beribadah, kami mencari penginapan yang dekat dengan gereja. Gereja yang kebetulan dekat adalah Gereja Katolik Maria Ratu Damai di Penganjuran, Banyuwangi. Sambil menunggu Birgita selesai beribadah, saya mencoba mengendarai motor sendirian ke Pantai Marian Boom, tentu dengan bantuan Google Maps. Usai menjemput Birgita, kami mencari makanan untuk dimakan hingga besok pagi. Rencana untuk pergi ke Kawah Ijen terpaksa batal karena kami baru bangun di tengah malam. Day 4 Alas Purwo Savana, Goa Slamet dan Pantai Merah Melihat merak dari kejauhan c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Backpackeran murah ke Banyuwangi ini berlanjut ke Alas Purwo. Karena kebetulan sedang berlangsung Savana Duathlon, biaya masuk ke dalam hutan digratiskan. Kami mengunjungi sabana dan menaiki tangga pantau untuk melihat berbagai macam jenis hewan. Sayangnya karena saya tidak membawa kamera tele, saya hanya bisa menikmati indahnya burung merak dari kejauhan. Pintu Goa Slamet c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Setelah itu kami bergerak ke arah Goa Slamet yang ditempuh selama 1 jam berjalan kaki. Kebetulan di tempat yang sama sedang diadakan acara 1 Suro, sehingga banyak masyarakat yang datang beribadah. Konon goa ini menjadi tempat bertapanya Presiden Soekarno. Pantai Merah c Denah Lucky Sari/TravelingyukKarena masih di daerah selatan, kami putuskan untuk melihat matahari tenggelam di pantai merah. Sayangnya karena mendung, kami hanya melihat tenggelamnya matahari samar-samar. Cukup kecewa, tapi tak apa-apa. Warung Sego Tempong Mbok Har c Denah Lucky Sari/TravelingyukSepulangnya, kami mampir ke Nasi Tempong Mbok Har yang kebetulan tidak jauh dari lokasi wisata tadi. Dari segi rasa memang harus diakui, lebih enak daripada Nasi Tempong Mbok Nah. Memang sedikit lebih mahal, yaitu Rp untuk 2 orang, tapi tidak apa-apa. Day 5 Kawah Ijen, Menjangan, Osing Deles Blue Fire c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Rencana backpackeran murah ke Banyuwangi selanjutnya adalah berwisata ke Kawah Ijen. Karena kalau ikut tur harus membayar Rp. kami putuskan buat berangkat sendiri tengah malam menggunakan motor matic. Namun harus hati-hati! Motor matic tidak dianjurkan untuk dipakai di medan Ijen yang terjal dan berbatu. Untungnya kami bisa sampai dengan selamat. Tiket masuk yang harus kami bayar sebesar Rp sudah termasuk asuransi, dan tiket masuk kedua sebesar Rp Awalnya, kami tidak berniat memakai guide tour. Birgita sendiri enggan pergi ke kawah dan melihat blue fire Ijen yang terkenal itu. Namun, kami disemangati bapak-bapak yang memegang tangan Birgita dari awal sampai akhir. Akhirnya, kami bisa melihat blue fire deh! Day 6 Watu Dodol, Bangsring, Waduk Bajulmati, Baluran Penangkaran banteng, Savanna bekol, Pantai Bama Waduk Bajulmati di musim kemarau, kering dan gersang c Denah Lucky Sari/Travelingyuk Ada info bagus yang saya dapat dari orang di sekitar penginapan. Apabila kita ingin menghabiskan satu hari di sisi utara Banyuwangi, sebaiknya pergi dulu pantainya, habis itu ke waduk, baru ke Baluran. Alasannya, binatang-binatang di Baluran biasanya keluar pada pagi atau sore hari. Jadi untuk hari ini, kami berangkat dari Pantai Watu Dodol, kemudian langsung menyusur ke Bangsring. Kami sempat melanjutkan perjalanan ke Waduk Bajul Mati. Untuk tiket masuknya, kami membayar Rp. Karena kami datang pada pk. dan weekdays, waduk sangat sepi, saking sepinya berasa milik kami sendiri! Banyak monyet yang berkeliaran untuk mencari makanan, bukti tempat ini masih terjaga keasriannya. Spot foto Savana Bekol c Denah Lucky Sari/TravelingyukSekitar jam setengah 1, kami memutuskan untuk berpindah ke Baluran. Kami membayar tiket masuk sebesar Rp. di tambah Rp. motor. Begitu memasuki Baluran, kami disambut pepohonan yang nampak kering dan tidak terawat. Mungkin karena musim kemarau kali ya. Tapi kami juga melihat beberapa area hutan yang terlihat seperti habis terbakar. Kami sempat berhenti di beberapa spot untuk berfoto, juga menyempatkan diri untuk membeli es degan yang rasanya enak sekali, apalagi diminum saat kondisi cuaca sedang panas. Banteng c Denah Lucky Sari/TravelingyukTujuan kami berpindah ke tempat penangkaran banteng yang berada tidak jauh dari warung tersebut. Biasanya kalau rombongannya banyak tidak akan diizinkan masuk. Beruntungnya karena kami hanya berdua jadi diperbolehkan masuk oleh petugas, namun karena motor tidak diperbolehkan masuk, kami harus berjalan sejauh 300 meter. Selain banteng, di sisi kiri dan kanan hutan terdapat banyak rusa dan monyet. Puas melihat banteng, kami melanjutkan perjalanan ke pantai Bama. Pantai ini masih asri dan jernih, cocok untuk sekedar melepas penat. Karena hari biasa, pantai terlihat sepi dan lengang. Kami sempat menikmati pemandangan sunset dan berfoto di sana. Day 7 Kembali ke Surabaya Akhirnya, perjalanan kami akhiri pada tanggal 18 September 2019. Kamipun berpisah. Saya kembali ke Sidoarjo, sementara Birgita pulang ke Malang. Jika dihitung, total pengeluaran kami selama hampir 7 hari berkisar antara Rp sampai Rp Cukup worth it untuk berdua. Bagaimana? Apakah Teman Traveler tertarik untuk backpackeran murah ke Banyuwangi? Advertisement Tags backpackeran murah ke banyuwangi Banyuwangi Indonesia Jawa Timur Wisata
backpacker ke malang dari jakarta 2019