๐Ÿง‘โ€๐ŸŽค Cara Menghitung Persentase Kelimpahan Isotop

Memecahkanuntuk x menggunakan aljabar sederhana. Untuk nitrogen, sederhanakan persamaan ke 14.003x + (15.000 - 15.000x) = 14.007 dan selesaikan untuk x. Solusinya adalah x = 0,996. Dengan kata lain, kelimpahan isotop N14 adalah 99,6 persen, dan kelimpahan isotop N15 adalah 0,4 persen, dibulatkan ke satu tempat desimal. Dimisalkankelimpahan isotop B-10 = X%, maka kelimpahan B-11 = (1 - X)% maka diperoleh persamaan: (10.X . 10) + (11.(1 - X)) = 10,8 10X + 11 - 11X = 10,8 11 - 10,8 = 11X - 10X 0,2 = X X = 0,2 Kelimpahan B-10 = 0,2 ร— 100% = 20% 1 - X = 0,8 Kelimpahan B-11 = 0,8 ร— 100% = 80% Berikut dihitung rasio tinggi dua puncak dari boron pada spektrum massa Massaatom suatu unsur dapat juga ditentukan dengan mengguunakan massa isotop dan kelimpahan dari masing-masing isotop yang berada di alam. Contoh penentuan massa atom relatif dari persentase/kadar isotop. Unsur klorin terdiri atas 75,53% isotop Cl-35 dan 24,47% isotop Cl-37. Massa Cl-35 adalah 34,969 sma sedangkan Cl-37 adalah 36,965 sma ModelSEC memberi penilaian atas kondisi lingkungan (antropogenik dan fisik), tetapi tidak secara langsung menafsirkan kelimpahan kera. Jadi, persentase SEC yang dinyatakan untuk setiap spesies atau negara tidak boleh ditafsirkan sebagai ukuran populasi dengan cara apa pun atau untuk alasan apa pun. Massaatom relatif dari campuran kedua isotop Rb tersebut ditemukan di alam sebesar 85,5. Persentase kelimpahan isotop 87Rb adalah (A) 30,0% (B) 40,0% (C) 50,0% (D) 60,0% (E) 70,0% artinya jika nomor atomnya sama maka unsurnya juga akan sama. Cara mencari massa atom relatif dapat dituliskan dalam matematika sebagai berikut: Ar = โˆ‘ (% x A Kamimemiliki dua isotop, $ A, B $ dengan massa atom $ m_A, m_B $. Jadi kita memiliki dua hal yang tidak diketahui $ x_A, x_B $ yang mewakili jumlah persentase dari setiap isotop (yaitu fraksi mol), yang secara sederhana dihubungkan sebagai $$ x_A + x_B = 1 $$ Kita juga mengetahui sesuatu tentang massa atom rata-rata $ \ overline {m} $, yaitu ContohSoal Perhitungan Isotop Atom Hidrogen Unsur hidrogen dengan lambang huruf 1 1 H artinya isotop hydrogen memiliki nomor atom Z = 1, nomor massa A = 1 dengan jumlah proton p =1dan elektron e = 1. Namun demikian Hidrogen 1 1 H tidak memiliki netron.. Atom hidrogen tidak hanya dalam bentuk 1 1 H, namun masih ada bentuk lainnya yaitu detrium yang dinotasikan dengan 2 1 H dan tritium yang 1 iy maaf Om . maklum masih pemula. 2. nah kalo itu saya mah bisa, perbandingannya 45% banding 55% . cara ngitungnya: kan 20 orang, 9 orang memilih A jadi 9 dikali 100 lalu dibagi 20 nah hasilnya 45. 11 orang memilih B jadi 11 dikali 100 lalu dibagi 20 nah hasilnya 55. Hasilyang didapatkan bahwa organisme yang menjadi makanan ikan bilih adalah jenis fitoplankton dari genus Synedra yang paling dominan berdasarkan stasiun pengambilan sampel, kelas . Mari kita bahas tentang cara menghitung persentase dalam matematika. Ketika kita berbicara tentang persentase, kita berbicara tentang bagian sejauh berapa besar dari keseluruhan. Kita menggunakan persentase dalam banyak hal, seperti dalam bisnis untuk menghitung keuntungan dan rugi, atau dalam statistik untuk mengatur data. Cara Menghitung Persentase KeuntunganCara Menghitung Persentase PenurunanCara Menghitung Persentase InflasiCara Menghitung Kelimpahan IsotopApa itu Persentase?Jenis-jenis PersentaseMengapa Menghitung Persentase Penting?Keuntungan Menghitung PersentaseLangkah-Langkah Menghitung PersentaseTips Menghitung Persentase dengan MudahKesimpulan Cara Menghitung Persentase Keuntungan Jika Anda memiliki bisnis, Anda pasti ingin menghitung berapa persen keuntungan yang Anda dapatkan. Untuk menghitung persentase keuntungan, Anda perlu mengetahui harga beli dan harga jual suatu produk. Langkah-langkahnya sangat sederhana Kurangi harga beli dari harga jual untuk mendapatkan keuntungan. Bagi keuntungan tersebut dengan harga jual. Kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentasenya. Misalnya, Anda membeli barang seharga Rp dan menjualnya seharga Rp Maka, keuntungan Anda adalah Rp Untuk menghitung persentase keuntungan, bagi keuntungan dengan harga jual รท = 0,1667 Kalikan dengan 100 0,1667 x 100 = 16,67% Jadi, persentase keuntungan Anda adalah 16,67%. Cara Menghitung Persentase Penurunan Sekarang mari kita bahas tentang cara menghitung persentase penurunan. Ini sangat berguna dalam menghitung dampak dari diskon atau penjualan. Langkah-langkahnya juga sederhana Kurangi harga lama dengan harga baru untuk mendapatkan perbedaannya. Bagi perbedaan tersebut dengan harga lama. Kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentasenya. Misalnya, sebuah produk memiliki harga lama Rp dan sekarang dijual dengan harga Rp Maka, perbedaannya adalah Rp Untuk menghitung persentase penurunan, bagi perbedaan dengan harga lama รท = 0,15 Kalikan dengan 100 0,15 x 100 = 15% Jadi, persentase penurunan Anda adalah 15%. Cara Menghitung Persentase Inflasi Sekarang mari kita bahas tentang cara menghitung persentase inflasi. Ini sangat penting dalam ekonomi untuk memantau kenaikan harga suatu barang dan menentukan kebijakan ekonomi. Langkah-langkahnya sangat sederhana Hitunglah perbedaan harga tahun ini dengan harga tahun lalu. Bagi perbedaan tersebut dengan harga tahun lalu. Kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentasenya. Misalnya, harga beras tahun lalu adalah Rp per kilogram, dan tahun ini adalah Rp per kilogram. Maka, perbedaan harganya adalah Rp Untuk menghitung persentase inflasi, bagi perbedaan dengan harga tahun lalu รท = 0,25 Kalikan dengan 100 0,25 x 100 = 25% Jadi, persentase inflasi beras adalah 25%. Cara Menghitung Kelimpahan Isotop Sekarang kita akan membahas tentang cara menghitung kelimpahan isotop. Ini sangat penting dalam kimia, karena kaedah ini digunakan dalam analisis isotop suatu unsur. Langkah-langkahnya sangat sederhana Hitunglah jumlah massa dari setiap isotop dari unsur tersebut. Hitunglah persentase masing-masing isotop dengan cara membagi massa isotop dengan massa total. Misalnya, Anda ingin menghitung kelimpahan isotop karbon-12 dan karbon-13 pada karbon. Berdasarkan data, massa karbon-12 adalah 12,01 u dan massa karbon-13 adalah 13,01 u. Jumlah massa dari kedua isotop tersebut adalah 12,01 u + 13,01 u = 25,02 u Untuk menghitung persentase isotop, bagi massa isotop dengan massa total Karbon-12 12,01 u รท 25,02 u = 0,48 0,48 x 100 = 48% Jadi, kelimpahan karbon-12 adalah 48%. Karbon-13 13,01 u รท 25,02 u = 0,52 0,52 x 100 = 52% Jadi, kelimpahan karbon-13 adalah 52%. Apa itu Persentase? Persentase adalah cara untuk mengekspresikan suatu bagian dalam persen dari keseluruhan. Misalnya, jika Anda memiliki 10 permen dan ingin memberikan 3 permen kepada teman, maka persentasenya adalah 3 รท 10 x 100 = 30% Artinya, Anda memberikan 30% dari total permen yang Anda miliki. Jenis-jenis Persentase Ada tiga jenis persentase yang sering digunakan Persentase Keuntungan Persentase Penurunan Persentase Inflasi Persentase keuntungan digunakan untuk menghitung berapa persen keuntungan yang Anda dapatkan dari penjualan suatu produk. Persentase penurunan digunakan untuk menghitung berapa persen harga turun dari harga sebelumnya. Persentase inflasi digunakan untuk menghitung berapa persen kenaikan harga suatu barang dari tahun lalu. Mengapa Menghitung Persentase Penting? Menghitung persentase sangat penting dalam banyak hal. Ketika Anda memiliki bisnis, Anda perlu menghitung keuntungan dan rugi agar dapat membuat keputusan yang tepat. Anda juga perlu menghitung persen penurunan atau inflasi untuk memahami perubahan harga di pasar. Di bidang statistik, persentase adalah cara yang berguna untuk mengumpulkan dan mengorganisasi data agar mudah dipahami. Keuntungan Menghitung Persentase Menghitung persentase memberikan banyak keuntungan, di antaranya Menghitung keuntungan dan rugi bisnis dengan akurat Menghitung persentase penurunan atau inflasi untuk memahami perubahan harga di pasar Mengumpulkan dan mengorganisasi data dalam statistik Langkah-Langkah Menghitung Persentase Jika Anda ingin menghitung persentase, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan Tentukan bagian yang ingin Anda hitung. Tentukan keseluruhan yang sesuai. Bagi bagian Anda dengan keseluruhan Anda. Kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentasenya. Tips Menghitung Persentase dengan Mudah Menghitung persentase mungkin terlihat rumit pada awalnya. Namun, dengan beberapa tips, Anda dapat menghitung persentase dengan mudah Bagilah angka atau jumlah dengan bilangan 10 untuk mendapatkan persentase 10%. Untuk menghitung persentase selain 10%, bagi angka atau jumlah dengan bilangan 100 dan kalikan dengan persentase yang Anda inginkan. Bahkan jika Anda tidak memahami persentase keuntungan atau persentase penurunan, Anda masih bisa menghitungnya dengan mudah menggunakan kalkulator persentase online. Kesimpulan Sekarang Anda sudah tahu cara menghitung persentase keuntungan, persentase penurunan, persentase inflasi, dan kelimpahan isotop. Persentase sangat penting dalam bisnis, statistik, dan banyak bidang lainnya. Jika Anda mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di atas, Anda dapat menghitung persentase dengan mudah dan cepat. Jangan lupa untuk menggunakan beberapa tips untuk menghitung persentase dengan mudah. Semoga bermanfaat! Unduh PDF Unduh PDF Massa atom adalah jumlah semua proton, neutron, dan elektron dalam satu atom atau molekul tunggal.[1] Massa sebuah elektron sangatlah kecil sehingga dapat diabaikan dan tidak dimasukkan ke dalam perhitungan.[2] Meskipun secara teknis salah, istilah massa atom juga sering kali digunakan untuk merujuk pada massa atom rata-rata dari semua isotop suatu unsur. Definisi kedua ini sebenarnya adalah massa atom relatif, yang juga dikenal dengan nama berat atom suatu unsur.[3] Berat atom memperhitungkan massa rata-rata isotop alami dari unsur yang sama. Ahli kimia harus membedakan antara kedua jenis massa atom ini untuk memandu pekerjaan mereka โ€“ sebagai contoh, nilai massa atom yang salah dapat menyebabkan perhitungan hasil percobaan yang salah. 1 Pahami cara melambangkan massa atom. Massa atom adalah massa dari suatu atom atau molekul. Massa atom dapat dilambangkan dalam satuan massa SI standar โ€“ gram, kilogram, dsb. Akan tetapi, karena massa atom sangat kecil saat dilambangkan dalam satuan-satuan ini, massa atom sering dilambangkan dalam satuan massa atom gabungan biasanya disingkat u atau amu. Standar untuk satu satuan massa atom sama dengan 1/12 kali massa isotop karbon-12 standar.[4] Satuan massa atom menyatakan massa satu mol unsur atau molekul dalam gram. Ini adalah sifat yang sangat berguna dalam perhitungan praktik karena satuan ini mempermudah konversi antara massa dan mol dari kuantitas atom atau molekul dari jenis yang sama. 2 Carilah massa atom dalam tabel periodik. Kebanyakan tabel periodik menuliskan massa atom relatif berat atom setiap unsur. Massa ini hampir selalu dituliskan dalam bentuk angka di bagian bawah kotak unsur dalam tabel, di bawah simbol kimia yang bertuliskan satu atau dua huruf. Angka ini biasanya dilambangkan dalam bentuk desimal dan bukan dalam bentuk angka bulat. Perhatikan bahwa massa atom relatif yang terdapat di dalam tabel periodik adalah nilai rata-rata dari unsur-unsur yang berkaitan. Unsur-unsur kimia memiliki isotop-isotop yang berbeda โ€“ bentuk-bentuk kimia yang memiliki massa yang berbeda karena penjumlahan atau pengurangan satu neutron atau lebih dari nukleus atom.[5] Dengan demikian, massa atom relatif yang terdapat di dalam tabel periodik dapat digunakan sebagai nilai rata-rata untuk atom unsur tertentu, tetapi bukan sebagai massa atom tunggal unsur tersebut. Massa atom relatif, seperti yang terdapat di dalam tabel periodik, digunakan untuk menghitung massa molar atom dan molekul. Massa atom, saat dilambangkan dalam satuan amu seperti pada tabel periodik, secara teknis tidak memiliki satuan. Akan tetapi, dengan mengalikan massa atom dengan 1 g/mol, dihasilkan kuantitas yang dapat digunakan untuk massa molar unsur โ€“ massa dalam gram satu mol suatu atom unsur. 3 Pahami bahwa nilai-nilai dalam tabel periodik adalah massa atom rata-rata untuk suatu unsur. Seperti yang telah dijelaskan, massa atom relatif yang dituliskan untuk setiap unsur dalam tabel periodik merupakan nilai rata-rata dari semua isotop-isotop atom. Nilai rata-rata ini penting untuk banyak perhitungan praktik โ€“ misalnya, menghitung massa molar suatu molekul yang terdiri dari beberapa atom. Akan tetapi, saat bekerja dengan atom-atom individu, angka ini terkadang tidak cukup. Nilai dalam tabel periodik bukanlah merupakan nilai yang tepat untuk massa atom tunggal apa pun karena nilai itu merupakan rata-rata dari beberapa jenis isotop yang berbeda. Massa-massa atom untuk atom-atom individu harus dihitung dengan memperhitungkan jumlah tepat dari proton dan neutron dalam satu atom tunggal. Iklan 1 Carilah nomor atom dari unsur atau isotop. Nomor atom adalah jumlah proton dalam suatu unsur dan tidak memiliki jumlah yang beragam.[6] Misalnya, semua atom hidrogen, dan hanya atom hidrogen, memiliki satu proton. Natrium memiliki nomor atom 11 karena nukleusnya memiliki sebelas proton, sedangkan oksigen memiliki nomor atom 8 karena nukelusnya memiliki delapan proton. Anda dapat menemukan nomor atom unsur apa pun dalam tabel periodik โ€“ dalam hampir semua tabel periodik standar. Nomor atom adalah angka yang berada di atas simbol kimia yang bertuliskan satu atau dua huruf. Angka ini selalu merupakan angka bulat positif. Misalkan kita bekerja dengan atom karbon. Karbon selalu memiliki enam proton. Jadi, kita tahu bahwa nomor atomnya adalah 6. Kita juga melihat dalam tabel periodik bahwa kotak untuk karbon C memiliki angka โ€œ6โ€ di bagian atasnya, yang menunjukkan bahwa nomor atom karbon adalah enam. Perhatikan bahwa nomor atom unsur tidak memiliki pengaruh langsung terhadap massa atom relatifnya seperti yang tertulis dalam tabel periodik. Meskipun sepertinya besar massa atom suatu atom dua kali lipat nomor atomnya terutama di antara unsur-unsur yang berada di bagian atas tabel periodik, massa atom tidak pernah dihitung dengan cara mengalikan nomor atom suatu unsur dengan dua. 2 Carilah jumlah neutron dalam nukleus. Jumlah neutron dapat bermacam-macam untuk atom-atom unsur tertentu. Meskipun dua atom dengan jumlah proton yang sama dan jumlah neutron yang berbeda merupakan unsur yang sama, keduanya merupakan isotop yang berbeda dari unsur tersebut. Tidak seperti jumlah proton dalam suatu unsur yang tidak pernah berubah, jumlah neutron dalam atom-atom suatu unsur tertentu dapat berbeda-beda sehingga massa atom rata-rata unsur harus dilambangkan sebagai nilai desimal di antara dua angka bulat. Jumlah neutron dapat ditentukan dengan penetapan isotop suatu unsur. Misalnya, karbon-14 adalah isotop radioaktif alami dari karbon-12. Anda akan sering melihat isotop ditetapkan dengan angka kecil di bagian atas superscript sebelum simbol unsur 14C. Jumlah neutron dihitung dengan mengurangkan jumlah proton dari jumlah isotop 14 โ€“ 6 = 8 neutron. Misalkan atom karbon yang kita kerjakan memiliki enam neutron 12C. Ini merupakan isotop karbon yang paling umum, yang menyusun hampir 99% dari semua atom karbon.[7] Akan tetapi, sekitar 1% atom karbon memiliki 7 neutron 13C. Jenis atom karbon yang lain, yang memiliki neutron lebih atau kurang dari 6 atau 7 berjumlah sangat sedikit. 3 Jumlahkan perhitungan proton dan neutronnya. Ini adalah massa atom dari atom tersebut. Jangan khawatir dengan jumlah elektron yang mengitari nukleus โ€“ massa gabungannya sangat kecil sehingga dalam kebanyakan kasus praktiknya, massa ini tidak akan terlalu memengaruhi jawaban Anda. Atom karbon kita memiliki 6 proton + 6 neutron = 12. Massa atom dari atom karbon tertentu ini adalah 12. Akan tetapi, jika atom merupakan isotop karbon-13, kita tahu bahwa atom memiliki 6 proton + 7 neutron = berat atom 13. Berat atom karbon-13 sesungguhnya adalah 13,003355[8] , dan berat ini lebih akurat karena ditentukan melalui percobaan. Besar massa atom hampir sama dengan jumlah isotop suatu unsur. Untuk tujuan perhitungan dasar, jumlah isotop sama dengan massa atom. Saat ditentukan melalui percobaan, massa atom sedikit lebih besar dari jumlah isotop karena kontribusi massa yang sangat kecil dari elektron-elektron. Iklan 1 Tentukan isotop yang ada di dalam sampel. Ahli kimia sering menentukan proporsi isotop relatif dalam sampel menggunakan alat khusus yang disebut spektrometer massa. Akan tetapi, dalam pelajaran kimia untuk siswa dan mahasiswa, informasi ini sering diberikan kepada Anda dalam tes sekolah, dsb., berupa nilai yang sudah ditentukan dalam pustaka ilmiah. Untuk tujuan kita, misalkan kita bekerja dengan isotop karbon-12 dan karbon-13. 2 Tentukan kelimpahan relatif dari masing-masing isotop dalam sampel. Dalam unsur yang diberikan, isotop-isotop yang berbeda muncul dengan proporsi yang berbeda. Proporsi ini hampir selalu dilambangkan dalam persentase. Beberapa isotop memiliki proporsi yang sangat umum, sedangkan isotop yang lain sangat jarang โ€“ terkadang, sangat jarang sampai proporsi ini hampir tidak dapat terdeteksi. Informasi ini dapat ditentukan melalui spektrometri massa atau dari buku referensi. Misalkan kelimpahan karbon-12 adalah 99% dan kelimpahan karbon-13 adalah 1%. Isotop karbon yang lain memang ada, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil sehingga dapat diabaikan dalam contoh soal ini. 3 Kalikan massa atom setiap isotop dengan proporsinya dalam sampel. Kalikan massa atom setiap isotop dengan persentase kelimpahannya ditulis dalam desimal. Untuk mengubah persentase menjadi desimal, bagilah saja persentasenya dengan 100. Jumlah persentase yang sudah diubah menjadi desimal akan selalu bernilai 1. Sampel kita mengandung karbon-12 dan karbon-13. Jika karbon-12 menyusun 99% dari sampel dan karbon-13 menyusun 1% dari sampel, kalikan 12 massa atom karbon-12 dengan 0,99 dan 13 massa atom karbon-13 dengan 0,01. Buku referensi akan memberikan persentase proporsi berdasarkan semua jumlah isotop suatu unsur yang sudah diketahui. Kebanyakan buku paket kimia menyertakan informasi ini dalam tabel di bagian belakang buku. Spektrometer massa juga dapat menentukan proporsi sampel yang diuji. 4 Jumlahkan hasilnya. Jumlahkan hasil perkalian yang telah Anda lakukan dalam langkah sebelumnya. Hasil dari penjumlahan ini merupakan massa atom relatif dari unsur Anda โ€“ nilai rata-rata dari massa atom isotop-isotop unsur Anda. Saat mendiskusikan unsur secara umum, dan bukan isotop tertentu dari unsur tersebut, nilai ini digunakan. Dalam contoh kita, 12 x 0,99 = 11,88 untuk karbon-12, sedangkan 13 x 0,01 = 0,13 untuk karbon-13. Massa atom relatif dari contoh kita adalah 11,88 + 0,13 = 12,01. Iklan Beberapa isotop kurang stabil dibandingkan dengan isotop yang lain dan pecah menjadi unsur-unsur yang memiliki lebih sedikit proton dan neutron di dalam nukleusnya saat isotop melepaskan bagian-bagiannya. Isotop-isotop ini disebut radioaktif. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Buku referensi kimia Kalkulator Artikel wikiHow Terkait Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Video Menentukan Kelimpahan Isotop Ga-69 IsiTL; DR Terlalu Panjang; Tidak DibacaApa itu Isotop?Elemen Dengan Dua IsotopElemen Dengan Lebih Dari Dua Isotop Inti atom hanya mengandung proton dan neutron, dan masing-masing memiliki, menurut definisi, massa kira-kira 1 unit massa atom amu. Berat atom setiap elemen - yang tidak termasuk bobot elektron, yang dianggap dapat diabaikan - karenanya harus menjadi bilangan bulat. Akan tetapi, tabel tabel periodik yang cepat menunjukkan bahwa bobot atom dari sebagian besar unsur mengandung fraksi desimal. Ini karena berat terdaftar dari setiap elemen adalah rata-rata dari semua isotop yang terjadi secara alami dari elemen tersebut. Perhitungan cepat dapat menentukan persentase kelimpahan dari setiap isotop suatu elemen, asalkan Anda tahu berat atom isotop. Karena para ilmuwan telah secara akurat mengukur bobot isotop ini, mereka tahu bobotnya sedikit berbeda dari bilangan integral. Kecuali jika diperlukan tingkat akurasi yang tinggi, Anda dapat mengabaikan perbedaan fraksional yang kecil ini ketika menghitung persentase kelimpahan. TL; DR Terlalu Panjang; Tidak Dibaca Anda dapat menghitung persentase kelimpahan isotop dalam sampel elemen dengan lebih dari satu isotop selama kelimpahan dua atau lebih sedikit tidak diketahui. Apa itu Isotop? Unsur-unsur terdaftar dalam tabel periodik sesuai dengan jumlah proton dalam inti mereka. Nuklei juga mengandung neutron, dan tergantung pada elemennya, mungkin tidak ada, satu, dua, tiga atau lebih neutron dalam nukleus. Hidrogen H, misalnya, memiliki tiga isotop. Inti dari 1H tidak lain adalah proton, tetapi inti deuterium 2H mengandung neutron dan tritium 3H mengandung dua neutron. Enam isotop kalsium Ca muncul di alam, dan untuk timah Sn, jumlahnya adalah 10. Isotop mungkin tidak stabil, dan beberapa di antaranya radioaktif. Tidak ada unsur yang terjadi setelah Uranium U, yang berada di urutan ke-92 dalam tabel periodik, memiliki lebih dari satu isotop alami. Elemen Dengan Dua Isotop Jika suatu elemen memiliki dua isotop, Anda dapat dengan mudah mengatur persamaan untuk menentukan kelimpahan relatif setiap isotop berdasarkan berat masing-masing isotop W1 dan W2 dan berat elemen We tercantum dalam tabel periodik. Jika Anda menyatakan banyaknya isotop 1 oleh x, persamaannya adalah W1 โ€ข x + W2 โ€ข 1 - x = We karena bobot kedua isotop harus ditambahkan untuk memberikan bobot elemen. Setelah Anda menemukan x, kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentase. Sebagai contoh, nitrogen memiliki dua isotop, 14N dan 15N, dan tabel periodik mencantumkan berat atom nitrogen sebagai 14,007. Menyiapkan persamaan dengan data ini, Anda mendapatkan 14x + 15 1 - x = dan menyelesaikan untuk x, Anda menemukan banyaknya 14N menjadi 0,993, atau 99,3 persen, yang berarti kelimpahan 15N adalah 0,7 persen. Elemen Dengan Lebih Dari Dua Isotop Ketika Anda memiliki sampel unsur yang memiliki lebih dari dua isotop, Anda dapat menemukan kelimpahan dua isotop jika Anda mengetahui kelimpahan isotop lainnya. Sebagai contoh, pertimbangkan masalah ini Berat atom rata-rata oksigen O adalah 15,9994 amu. Ini memiliki tiga isotop yang terjadi secara alami, 16HAI, 17O dan 18O, dan 0,037 persen oksigen terdiri dari 17O. Jika bobot atomnya adalah 16O = 15,995 amu, 17O = 16,999 amu dan 18O = 17,999 amu, berapakah jumlah dua isotop lainnya? Untuk menemukan jawabannya, ubah persentase menjadi pecahan desimal dan catat bahwa kelimpahan dua isotop lainnya adalah 1 - 0,00037 = 0,99963. Tetapkan salah satu dari banyak yang tidak diketahui - katakan itu 16O - menjadi x. Kelimpahan tidak diketahui lainnya, yaitu 18O, adalah 0,99963 - x. berat atom 16O โ€ข kelimpahan fraksional dari 16O + berat atom 17O โ€ข kelimpahan fraksional dari 17O + berat atom 18O โ€ข kelimpahan fraksional dari 18O = โ€ข x + โ€ข + โ€ข - x = - = - โ€ข - x = 0,9976 Setelah didefinisikan x menjadi kelimpahan 16O, kelimpahan 18Maka O adalah - x = - = Kelimpahan dari ketiga isotop adalah 16O = 99,76% 17O = 0,037% 18O = 0,203%

cara menghitung persentase kelimpahan isotop