⚽ Biaya Sekali Makan Di Singapore

1 Makan. Biaya makan di Singapura bervariasi. Kalau makan di restauran fast food macam McDonald, KFC atau Popeye, biaya makannya sekitar 8 hingga 10 SGD. Tergantung menu apa yang dipesan. Kalau mau hemat makan saja di Hawker Center (kalau di Indonesia, namanya Pujasera), biaya yang dikeluarkan sekali makan berkisar 3 hingga 6 SGD. Jalanjalan di Singapura dengan bujet murah tentu saja bisa. Kurang dari sejuta. Singapura dikenal sebagai negara dengan biaya hidup termahal di dunia. Tetapi jalan-jalan di Singapura dengan bujet murah tentu saja bisa. Iya, mikir banget kalo ke Singapura. Apa-apa mahal. Makan sekali, bisa untuk dua kali di Batam. Balas. Nurvita 26 Juni Sekitar15 tahun lalu dan ibu saya sendiri yang mengalami sewaktu mau makan di Lucky Plaza. Kalau yang kartu MRT berbentuk kertas, menurut saya jauh lebih hemat karena sekali pakai dan ngga perlu biaya tambahan, tapi kelemahannya ngga bisa dipakai naik bis. Salah satu keajaiban di Singapura yang bikin saya geleng-geleng adalah TempatWisata di Singapore. Berikut ini tempat wisata di Singapore yang bisa anda jadikan referensi liburan di Singapura bersama orang tercinta: 1. Tempat Wisata Merlion Park di Singapore. Tempat wisata di Singapore yang pertama adalah Merlion Park. Ini dia ikon negara Singapore yang sudah saya disebutkan di atas tadi. Translationsin context of "BIAYA SEKALI" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "BIAYA SEKALI" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. Keluyuranjuga telah merangkum informasi harga makanan di Singapura sebagai referensi kamu. Dengan estimasi biaya makan 3 kali sehari sebesar Rp 300 ribu. Maka, budget yang harus kamu anggarkan untuk liburan selama 3 hari adalah sekitar 900 sampai 1 juta rupiah. Entahlah dua hari (bahkan tiga hari) selama di Singapore saya belum nemu makanan yang enak, kecuali martabak tadi siang. Oiya, harganya SGD4.7 sudah dapat nasi/bihun plus 6 pilihan lauk. Sebelum pulang ke hostel saya sempat beli susu dan onigiri dulu di 7eleven buat sarapan besok. Totalnya SGD3.5 Menurutberita itu, biaya makan untuk dua orang di Singapura dengan pola makan tiga kali sehari di restoran kelas menengah membutuhkan uang sekitar SGD80 atau sekitar Rp856 ribu. Menurut Ainun Najib, dirinya tak mungkin makan di restoran sampai tiga kali dalam sehari." Mosok yo mangan nang restoran ben dino ping telu. Kecualimemang sudah tinggal di Bali.. Terserah deh mau naik pesawat, bus, kereta, kapal laut, kapal api . Kedua, setelah tiba di Bali, pergilah ke Sanur dan menuju booth penjualan tiket speedboat/slowboat yang ada di depan pantainya. Ada banyak sekali booth penjualan tiket namun saya menggunakan Optasal . . naik angkutan umum ke mana-mana biar bisa hemat di singapura Kata siapa sih jalan-jalan di Singapura itu mahal? Ya kalau ngana mainnya ke tempat-tempat wisata berbayar, nginep di hotel, naik taksi ke mana-mana, atau belanja popcorn Garrett sekarung, ya jelas aja liburan ngana jadi mahal. Makanya, biaya jalan-jalan harus dipangkas dengan nginep di kamar bunk bed dormitory asrama hostel dan naik transportasi umum ke mana-mana. Syukurlah, harga makanan di Singapura di pinggir jalan dengan harga makanan di mal atau bandara ternyata sama aja, lho! Melalui tulisan ini, gue bakal share pengalaman gue makan murah meriah di 7 tempat berbeda dalam perjalanan gue ke Singapura tanggal 17-20 November 2018. Fresh from the freezer! Gue antusias banget membagikan tips ini sampai-sampai ulasannya langsung gue tulis sekarang. Psst, hampir semua tempatnya menyediakan makanan halal lho. Baca Juga Rekomendasi 4 Hostel Murah di Singapura Crave, Terminal 2 Bandara Internasional Changi Nama lengkapnya adalah Crave, The Original Adam Road Nasi Lemak by Selera Rasa. Lokasinya ada di Arrival Hall T2 Bandara Changi. Saat itu gue kelaperan banget karena belum makan malam setelah menempuh penerbangan dengan maskapai SCOOT it was my first time, lho dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jam 2000. Selagi masih ada waktu beberapa menit sebelum mobil City Shuttle dateng jam 2345, gue buru-buru ngacir cari makan malem dan seneng banget ketemu Crave ini. As you suggest, Nasi Lemak di Crave ini halal. Ada beberapa opsi, gue pilih Nasi Lemak with Chicken Cutlet dengan harga SGD sahaja. Harga nasi lemak lainnya sama, kok. Selain nasi lemak, ada beberapa olahan minuman juga. Nasi Lemak Chicken Cutlet terdiri dari 2 potong ayam, telur rebus, kacang teri, dan sambal manis khas Melayu. Kardus takeaway-nya rapi, enak dibawa-bawa selama perjalanan. Baca Juga 18 Hal yang Bisa Dilihat/Dilakukan di Bandara Changi Lucky Plaza, Orchard Road Yang satu ini mungkin udah pernah kamu denger. Lucky Plaza memang jadi semacam oasis di tengah deretan mal mevvah dan toko-toko bergengsi di Orchard Road. Saat itu hari Minggu, dan Lucky Plaza ini penuh bangeeettt! Keriaan massa Lucky Plaza udah dimulai dari area luar. Nampaknya hari Minggu memang jadi waktunya buibuk TKW Indonesia dan Filipina hangout di sini. Buat yang mau ke Singapura pertama kali, lokasi Lucky Plaza ada di seberang mal ION Orchard yang ikonik, fotogenik, dan mahalgenik itu. Nyaris di ujung Orchard Road kalau kamu berjalan dari Stasiun MRT Dhobby Gaut. Dari depan kiri, langsung masuk ke dalam menuruni beberapa anak tangga. Terus berjalan, nanti kamu akan menemukan foodcourt ini setelah McD. Gue hampir selalu ke sini dalam setiap kunjungan gue ke Singapura, pertama kali tahun 2013. Baca Juga 11 Tips Memangkas Pengeluaran Jalan-Jalan di Singapura Gue syok saat ke foodcourt Lucky Plaza hari itu. Penuh bangeeettt! Padahal sebelum-sebelumnya nggak pernah seriuh itu. Gue muter-muter, nggak ada tempat duduk buat kami berempat. Akhirnya gue buru-buru nyempil di sebelah sekelompok mbak-mbak Filipina yang piringnya udah terlihat pada kosong. Di hadapan gue ada mas-mas Chinese Singaporean yang makan dengan cepat sendirian. Karena udah cukup lama dan mbak-mbak Filipina kayak nggak tau diri, gue akhirnya beranikan diri buat nanya, “Excuse me, have you finished your meal?” Salah satu dari mereka menjawab, “No, one more.” Ya udah, gue nunggu sambil duduk mepet-mepet di antara mereka dan temen gue yang lagi makan. Gue duduk membelakangi meja, menghadap keriuhan orang-orang. Tiba-tiba mas-mas Singaporean tunyuk-tunyuk pake telunjuk, nunjukin kalau dia udah selesai makan dan gue bisa pakai tempatnya. Yak, begitulah budaya makan orang Singapura. Nggak kayak buibuk TKW Indonesia dan Filipina yang berlama-lama di meja makan buat ngobrol tanpa merasa bersalah, orang Singapura betul-betul makan buat makan. Begitu makanan habis, mereka buru-buru pergi untuk mempersilakan pelanggan lainnya. Orchard Road, Singapore hainan chicken rice + extra egg, lucky plaza singapore Ada stall-stall makanan Chinese, Indonesia, Filipina, dan Thailand di foodcourt Lucky Plaza ini. Bahkan ada Rumah Makan Padang lho, jadi nggak usah takut bakal ribet cari makanan halal. Ada juga satu stall makanan Chinese yang memasang tulisan, “No pork, no lard tiada babi, tiada minyak babi. Gue memilih nasi Hainan dari sebuah stall di pojokan, harganya 7 SGD. Dapet seporsi nasi yang cukup, irisan daging ayam, telur kecap, dan semangkuk sup pok choi yang hangat. Seperti biasa, gue melengkapi pesta kecil gue dengan secangkir kopi-c Singaporean coffee with condensed milk seharga SGD. Kenyang! Lau Pa Sat, Dekat Merlion Park Lokasi tepatnya ada di 18 Raffles Quay, nggak sampai 1 kilometer dari Merlion Park. Jadi jangan sedih kalau kamu kelaperan di tengah café-café area Merlion yang bikin dompet kaum proletar bergetar. Sama kayak di Lucky Plaza, Lau Pa Sat atau Telok Ayer Market ini juga merupakan sebuah hawker center pujasera/foodcourt/medan selera, jadi ada banyak vendor makanan. Masih di hari yang sama dengan kunjungan gue di Lucky Plaza, anehnya suasana di Lau Pa Sat cenderung sepi. Mungkin karena dia masih lebih populer sebagai tempat makan warga lokal daripada tempat makan turis. lau pa sat hawker center, singapore, has a pretty-looking 2 meats + 1 vegetables package, lau pa sat Ada makanan melayu, Thailand, sampai makanan Korea di Lau Pa Sat. Gue memilih salah satu stall yang wujudnya mirip warteg atau warung nasi rames karena tergoda harga murahnya, hehe. Untuk paket 3 sayur, harganya nggak sampai 4 SGD. Gue memilih paket 2 meat 1 vegetables dengan harga SGD. Kalau mau pilih lauk satuan juga bisa, tinggal tunjuk-tunjuk kayak di warteg. Oh ya, katanya Lau Pa Sat buka 24 jam! Food Republic, Vivo City Nah, yang satu ini buat kamu yang kelaperan saat mau main ke Pulau Sentosa, atau kebalikannya, habis main-main di Sentosa. Food Republic ada di L3 Vivo City, persis di samping Stasiun Sentosa Express Monorail. Di sini juga ada stall makanan Indonesia atau melayu. Salah satu stall makanan Chinese juga mencantumkan tulisan, “No pork no lard.” Baca Juga Cara Hemat Menjelajah Pulau Sentosa Dalam Sehari food republic, level 3 vivo city beautiful lanterns at food republic, vivo city Kami berempat duduk di meja yang ada persis di depan KL Chilli Ban Mee, saat itu antreannya cukup panjang. Akhirnya gue memutuskan beli makan juga di situ karena nggak enak udah duduk di depan mereka. Sebetulnya nggak apa-apa sih mau beli makan di tempat lain, guenya aja yang nggak enakan hehe. Ternyata gue membuat keputusan yang tepat! kl chilli ban mee, food republic vivo city my satisfying chilli ban mee, food republic vivo city Gue memilih Original Chilli Ban Mee seharga SGD. Wow, ternyata porsinya lumayan juga, lalu dilengkapi dengan daging cincang, telur setengah matang yang meleleh-leleh, taburan ikan teri, bawang goreng, dan semangkuk sup. Gue lalu tambahin sambel level 3. Rasanya? Enyaaakkkk! Paduan semua komposisinya itu pas banget, gurih-gurih nikmatlah, gue puas banget makan di KL Chilli Ban Mee itu. Tapi monmaap, gue nggak tau apakah makanan ini halal atau enggak. Seperti sebelumnya, secangkir kopi-c panas menjadi pamungkas bersantap siang itu, SGD aja kok. Baca Juga Memahami Transportasi Publik di Singapura MRT, LRT, Bus, Sentosa Express Monorail Food Republic, City Square Mall Ternyata Food Republic itu adalah semacam jaringan foodcourt di Singapura, kalau di Indonesia mungkin semacam Food Hall. City Square Mall adalah sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Little India, tepatnya di 180 Kitchener Road, persis di depan salah satu exit Farrer Park MRT Station. Pilihan makanannya nggak sebanyak di Vivo City, tapi tetep ada pilihan makanan halal. Gue suka konsep desain interiornya, kayak lagi makan di tengah deretan ruko-ruko tua Tionghoa. chinese-old-shophouses themed food republic, city square mall city square mall, singapore 1 meat 2 vegetables package, food republic city square mall Gue makan nasi rames lagi, haha, kali ini paketnya 1 meat 2 vegetables. Yang satu ini nggak terlalu memuaskan sih, tapi tetep mengenyangkan. Harganya SGD, aneh ya, lebih mahal dari nasi ramesnya Lau Pa Sat. Apa gue yang salah inget? Mustafa Café, Mustafa Center Berbahagialah kamu yang kelaperan setelah belanja berjam-jam di Mustafa Center, karena tepat di samping Mustafa Center, bahkan masih nempel di gedung utamanya, ada Mustafa Café yang murah dan halal! Nasi Lemak harganya cuma SGD aja dong. Ada 3 potong ayam, telur rebus, teri kacang, dan sambal manis. Mantul, kan? Sayang dia nggak jual kopi, jadi gue beli teh masala panas seharga SGD. mustafa cafe, mustafa center nasi ayam only sgd, mustafa center Selain nasi lemak, ada makanan-makanan siap saji lainnya kayak burger, chicken fillet, kentang goreng, dll. Meja dan kursinya ditata berjajar di trotoar. Mustafa Center-nya sendiri sih buka 24 jam, tapi nggak tau deh gimana dengan Mustafa Café ini. Killiney, Terminal 1 Changi International Airport Kalau di Indonesia, Killiney jadi coffee shop kelas middle up, di Singapura ternyata Killiney itu jadi salah satu jujugan tempat makan merakyat. Kedai originalnya di Killiney Road terkenal banget dengan kaya toast-nya yang legendaris. Kebetulan banget, saat itu gue lagi ngidam kaya toast karena rasanya nggak afdol ke Singapura tanpa makan kaya toast. Syukurlah, gue yang tadinya dilemma mau makan kaya toast atau makan berat, akhirnya keduanya bisa terpuaskan karena seporsi mee rebus, kaya toast, dan secangkir kopi-c hanya SGD aja dong. Mee rebusnya sendiri 5 SGD, rotinya cuma 2 SGD. killiney, terminal 1 changi international airport singapore mee rebus, kaya toast, and hot kopi-c for only sgd at killiney Rasa mee rebusnya memang kurang nendang jika dibandingkan sama mi rebus di Indonesia, tapi yang penting kenyang, hihi. Kopinya nggak seenak yang gue beli di kota, tapi gue tetep suka, rasanya masih bisa masuk. Tentang Kopi Singapura Mungkin di antara kalian bertanya-tanya betapa seringnya gue menyebutkan kopi dalam cerita-cerita di atas. Gue memang suka banget sama sajian kopi Singapura juga kopi dan teh Malaysia. Kopi Singapura yang disebut kopi-c ini punya citarasa bittersweet karena campuran kopi dan susu cairnya, bukan manis eneg kayak kopi susu biasa di Indonesia. Dalam sehari, gue bisa 2 kali ngopi di Singapura, haha. Gue jelasin sedikit tentang macam-macam kopi dan teh di Singapura. Di Singapura dan Malaysia, kalau kalian cuma bilang “kopi” dan “teh”, maka kopi dan teh kalian akan datang dengan campuran susu karena itu standar penyajian di sana. Terus gimana kalau mau kopi tanpa susu? Kopi tanpa gula? Kopi tanpa kenangan? eh. Ini dia beberapa istilahnya Kopi kopi hitam dengan susu kental manis condensed milk dan gula Kopi C kopi hitam dengan susu encer evaporated milk dan gula Kopi O kopi hitam dengan gula tanpa susu Kopi Kosong kopi hitam tanpa gula dan tanpa susu Kopi C Kosong kopi hitam dengan susu encer tanpa gula Kopi O Kosong kopi hitam dengan susu kental manis tanpa gula. Hal yang sama juga berlaku buat teh, cuma kalau buat teh ada tambahan varian teh Tarik. Makanya, pas kami belanja di Mustafa Center dan gue kebetulan papasan sama bagian kopi-kopian, gue memutuskan buat beli 1 pak Nescafe Kopi-C seharga SGD, 1 pak kecil teh Tarik seharga hanya SGD, dan 1 pak kecil kopi hitam Vietnam seharga SGD. Total harganya SGD aja, hehe. Sebetulnya ada banyak banget produk kopi susu dan kopi 3in1 yang dijual, tapi gue nggak yakin apakah rasanya sesuai sama yang gue harapkan. Daripada salah, ya udah, pilih yang terang-terangan menyematkan kata “kopi-c” di kemasannya. a cup of hot coffee-c, killiney changi airport what i got for sgd from mustafa center, singaporenggak termasuk sirup abc ya, haha Kopinya enak! Walau nggak persis sama dengan yang gue coba di kedai-kedai Singapura dan 2 temen kantor gue bilang nggak enak, tapi buat gue okelah. Kopi hitam Vietnam-nya belum coba. Tapi teh Tarik-nya nggak enak blas, haha. Yah, ada harga ada rupa. Dari ketujuh tempat di atas, ada yang udah pernah kamu coba atau minimal pernah denger? Suka sama kopi Singapura juga nggak? Mudah-mudahan tulisan gue kali ini bisa membawa pencerahan bahwa makanan di Singapura itu murah dan banyak pilihan halal tersedia, bahkan dari tempat makan Tionghoa sekali pun. Oh ya, banyak yang cerita tentang Staff Canteen di T1 Bandara Changi yang harganya murah banget dan rasanya enak, tapi gue belum pernah coba. Kamu udah? Share di kolom komentar, dong. Ngomong-ngomong, yang mau gue pandu backpacker-an ke Singapura juga silakan lho kontak gue di email atau media sosial. Pesertanya minimal 3 orang biar enak kalo sesekali perlu naik Grab. Monmaap, demi kenyamanan bersama, nggak menerima peserta anak-anak atau lansia. Gue nggak menjanjikan kenyamanan, tapi gue janjikan pengalaman asek. Keep learning by traveling… Tag bandara changi, changi international airport, city square mall, food republic, killiney terminal 1 changi, lau pa sat, lucky plaza orchard road, lucky plaza singapura, makanan halal di singapura, mustafa cafe, mustafa center, nasi lemak singapura, Singapore, Singapura, tempat makan halal di bandara changi, tempat makan halal di singapura, tempat makan murah di bandara changi, tempat makan murah di singapura, terminal 1 changi, terminal 2 changi, vivo city Patung Merlion Kadang bila bepergian pertama kali ke negara lain, kita punya perasaan takut kalau-kalau terjadi kejadian tidak mengenakan di luar negeri. Agar hal tersebut tidak terjadi, anda perlu mempelajari kondisi dan peraturan negara tujuan, agar hal-hal di atas tidak terjadi. Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan bila orang pertama kali ke Singapore. Apa yang harus saya ketahui bila mau keliling Singapura? Singapura beriklim tropis, jadi bawalah topi bila musim kemarau, dan bawalah payung ketika musim hujan Kenalilah transportasi utama di Singapura MRT dan bus, cara naiknya, cara bayarnya, dll lihat pertanyaan di bawah Pakailah sepatu atau sendal yang nyaman ketika jalan-jalan, karena anda akan lebih banyak jalan kaki di sana Bawa peta singapura, khususnya peta MRT peta dapat anda ambil gratis di bandara Kenalilah peraturan umum di Singapura, seperti antri, naik eskalator, menyeberang jalan, naik MRT, dll. Kalau keliling Singapura naik apa? Transportasi umum utama di Singapura adalah MRT dan bus. Jadi bila mau kemana-mana sebaiknya naik kedua jenis transportasi umum tersebut. Info lebih lanjut Cara naik MRT di Singapura Naik bus di Singapura Di Singapura ke mana saja? Ada contoh itinerary di Singapura? Silakan lihat contoh Itinerary Singapore berikut Singapore 4D5N Itinerary Singapura dengan Anak Contoh Itinerary Singapore Apa yang harus disiapkan bila mau ke Singapura? Ke luar negeri tentu saja perlu persiapan yang cukup, antara lain Paspor, wajib punya dan dibawa tip membuat paspor Tiket berangkat dan pergi tiket pulang kadang ditanyakan oleh petugas imigrasi Tempat menginap di Singapura wajib tahu tujuan tinggal anda, karena akan ditanya oleh petugas imigrasi; sebaiknya booking hotel dari Indonesia terlebih dahulu Uang yang cukup, sediakanlah kurang lebih $100, per hari untuk biaya hidup Bagaimana menghadapi petugas imigrasi Singapura? Santai saja, karena anda bukan penjahat. Berpakaianlah rapi, dan layak. Jawab dengan tegas dan jujur pertanyaan petugas imigrasi. Di imigrasi Singapura ditanyai apa saja? Tidak tentu, kadang ditanya-tanya kadang tidak. Biasanya yang ditanya adalah berapa lama kita tinggal di Singapura, tinggal di hotel mana, tujuannya mau ngapain di Singapura, dll. Kalau ditanya di imigrasi tetapi tidak bisa bahasa Inggris bagaimana? Tidak masalah, petugas imigrasi biasanya bisa berbahasa Melayu. Selama tujuan anda jelas, anda akan lolos lewat imigrasi. Berapa minmal uang yang harus dibawa bila masuk Singapura? Apakah uang di dompet dicek di imigrasi Singapura? Tidak jelas minimal uang yang harus dibawa, tetapi sediakanlah uang minimal $200-$300 di dompet karena kadang petugas imigrasi menanyai jumlah uang yang anda bawa. Hitungan kasarnya budget seharinya $100, jadi bila anda 7 hari di Singpura, sediakanlah minimal $700 di dompet. Apakah perlu membayar visa untuk masuk Singapura? Tidak perlu membayar visa selama berkunjung ke Singapura paling lama 30 hari. Apakah perlu membayar fiskal bila mau ke Singapura? Berapa besar biaya fiskal ke Singapura? Tidak perlu membayar fiskal. Biaya fiskal sudah dihapuskan bila mau ke luar negeri. Apakah perlu NPWP bila mau ke Singapura? Tidak perlu NPWP. NPWP tidak diperlukan lagi bila mau keluar negeri. Berapa harga makanan di Singapura? Berapa budget sekali makan di Singapore. Harga makanan di Singapura bervariasi tergantung jenis makanan dan lokasinya. Sekali makan di Singapura minimal harganya $3, sudah sama nasi, lauk, dan sayur. Bila ditambah minum kopi atau teh, bisa $4. Jadi biar aman sediakanlah budget minimal $5 sekali makan. Bagaimana minum di Singapura? Berapa harga air mineral? Air keran di Singapura dapat langsung diminum, jadi tidak usah khawatir kehausan. Info lebih lanjut minum air di Singapura. Bagaimana cara menggunakan toilet di Singapura? Apakah ada airnya? Toilet di Singapura hampir semuanya toilet duduk, dan tidak ada keran airnya. Jadi bila anda terbiasa menggunakan air untuk membilas, silakan bawa tisu basah. Info lebih lanjut cara memakai toilet Singapura. Berapa harga penginapan di Singapura? Harga hotel di Singapura bervariasi tergantung fasilitas dan letaknya. Ada yang beberapa puluh dollar per malam, ada pula yang ribuan dollar per malamnya. Untuk info lebih lanjut silakan lihat tip mencari penginapan murah. Apakah boleh membawa rokok ke Singapura? Boleh saja membawa rokok ke Singapura, tetapi anda akan dikenai pajak yang besar. Anda wajib mendeklarasikan rokok yang anda bawa, untuk info lebih lanjut silakan lihat bea masuk rokok Singapura. Apakah boleh merokok di Singapura? Boleh saja merokok, tetapi di tempat-tempat tertentu saja. Info lebih lanjut silakan baca merokok di Singapura. Berapa sih biaya hidup yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari di Singapura dalam sebulan? Yuk, kita hitung! Singapura memang dikenal sebagai negara yang memiliki biaya hidup yang tinggi. Berdasarkan sebuah survey yang dilakukan oleh CEOWORLD Magazine, Singapura menempati peringkat ke-4 di dunia sebagai kota termahal untuk ditinggali setelah Zurich, Paris, dan Hongkong. Apa sih yang membuat biaya hidup di Singapura mahal? Nah, karena saya pribadi sudah tinggal di Singapura, maka saya akan memberi gambaran tentang biaya pengeluaran di negara ini. 1 SGD = Rp 11,074 Biaya sewa apartemen di Singapura Faktor utama yang membuat tinggal di Singapura itu mahal adalah biaya sewa apartemen. Mungkin karena negaranya kecil jadi tanahnya juga terbatas sehingga harga properti melambung. Lokasi tentunya sangat mempengaruhi harga sewa juga. Semakin dekat ke kota, semakin mahal juga biayanya. Di Singapura ada 2 tipe apartement yang biasa disebut dengan “Condo” dan “HDB”. Condo memiliki fasilitas lebih lengkap seperti gym, kolam renang. Sedangkan HDB fasilitasnya lebih sedikit karena sebenarnya HDB adalah apartemen subsidi untuk orang lokal disini. Jadi harga Condo biasanya lebih mahal dibandingkan HDB. Dari pengalaman saya, kalau mau sewa satu unit apartemen tipe studio di area pinggiran atau bukan di pusat kota, masih bisa dapat harga sekitar SGD 2,500 – 3,000. Kalau mau sewa 1 kamar saja dan tinggal sama landlord atau share sama yang lain mungkin masih dapat sekitar SGD 800 – 1,500 di area pinggiran. Kalau di area kota mungkin ga dapat lagi harga segitu. Kemarin saya sempat tinggal di area Joo Chiat untuk sewa 1 kamar SGD 1,400, tapi ini udah rada outdated sih karena belakangan ini harga rent properti di Singapura lagi naik banget. Mau ambil unit sendiri mungkin harus expect di harga sekitar SGD 3,000 – 4,000 1 bedroom apartment, kalau ambil yang tipe HDB harga segini bisa dapat yang 3 kamar. Harga ini masih yang agak pinggiran ya, kalau rada ke pusat kota kayak di area Marina, Orchard harganya lebih mahal lagi. Kalau kamu tinggal sama landlord biasa tidak perlu lagi mikirin biaya listrik dan lainnya. Tapi kalau mau sewa unit sendiri ya ada lagi biaya tambahan lainnya. Baca juga Tips sewa apartemen di Singapore, wajib baca! Kamar saya di Singapura Biaya makan di Singapura masih cukup terjangkau. Kalau mau hemat bisa makan di Hawker’s Center, semacam foodcourt yang menjual berbagai jenis makanan. Masih bisa dapet lah SGD 4 – 6 untuk sekali makan di Hawker’s Center. Yang mahalnya kalau makan di restoran, paling engga harga 1 porsinya SGD 10 – 20. Harga kopi biasanya di SGD 5 – 6. Untuk fastfood seperti McDonalds atau KFC harga satu set gitu biasanya SGD 10. Baca juga Pengalaman jalan – jalan ke Singapura sambil healing! Hawker’s Center di Singapura, banyak pilihan makanan. Harga barang kebutuhan sehari-hari Saya belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket yang bernama NTUC Fairprice. Supermarket ini yang paling besar dan banyak cabangnya di Singapura. Ada juga pasar, tapi saya pribadi jarang sih belanja di pasar. Beberapa gambaran harga untuk barang-barang sehari-hari saya ambil harga termurah saja Nasi 5kg SGD 8 Telur 10 biji SGD 2 Susu segar 2L SGD 6 Tomat 600gr SGD Ayam 300gr SGD 3 Indomie 5 biji SGD 2 Masih oke juga harga-harga barang kebutuhan sehari-hari. Mungkin di pasar bakal lebih murah juga. Masak sendiri pastinya akan lebih murah jika dibandingkan dengan makan diluar. Baca juga Kirim Uang Dari Singapura ke Indonesia dengan Wise Belanja di NTUC Fairprice Biaya transportasi umum di Singapura Transportasi umum di Singapura cukup baik, ada bus dan juga MRT. Kamu bisa beli kartu EZ-Link biar dapat potongan harga. Biaya untuk bus kalau jarak dekat < 5km disekitar SGD 1. Kalau MRT juga di SGD 1-2. Untuk tarif transportasi umum di Singapura lengkapnya bisa dilihat di sini. Tarif dasar untuk taksi dimulai di SGD 4 ditambah SGD per kmnya. Bisa juga naik Grab, jarak dekat biasanya di SGD 6. Baca juga Biaya Hidup di Malaysia, Benaran Lebih Murah? Bus di Singapura Pengeluaran Lainnya Biaya lainnya paling untuk paket mobile dan internet, per bulannya sekitar SGD 20. Biaya lain palingan ya pengeluaran pribadi untuk shopping. Ada banyak tempat wisata di Singapura, beberapa gratis sih tapi kalau yang berbayar lumayan juga. Jadi kalau mau jalan-jalan siapin lagi budget-nya. Jadi berapa total biaya per bulan di Singapura untuk 1 orang? Kalau kamu hidupnya hemat bisa ngeluarin cuma SGD 1,900 / Rp 21 juta saja sebulan untuk biaya hidup di Singapura. Kalau mau agak enak dan nyaman ya, siap-siap aja ngeluarin sekitar SGD 3,600 / Rp 39,5juta per bulan. Kembali lagi ke lifestyle masing-masing. Rincian dan estimasi total biaya hidup perbulan di Singapura untuk 1 orang dapat kamu lihat di tabel bawah ini Hemat Sedang Mewah Sewa Apartemen SGD 1,200 SGD 1,800 SGD 3,500 Makan SGD 500 SGD 1,000 SGD 2,000 Transportasi SGD 100 SGD 300 SGD 800 Biaya lain-lain SGD 100 SGD 500 SGD 1,000 Total SGD 1,900 SGD 3,600 SGD 7,300 Baca juga Biaya Hidup di Jepang Berdasarkan Pengalaman Pribadi! Kesimpulan Saya sendiri berasa sih biaya hidup di Singapura memang mahal, terutama di biaya sewa apartemennya. Kalau untuk makan dan kebutuhan sehari-hari masih bisa nyari yang murah. Masih mau tinggal di Singapura? Hehe. Mudah-mudahan kamu jadi ada gambaran, jadi pas udah pindah ke Singapura tidak akan kaget. Nonanomad bekerjasama dengan partner lain melalui program afiliasi. Yang berarti jika kamu booking melalui link di artikel ini, Nonanomad akan mendapat komisi tanpa kamu harus membayar lebih. Nah, dengan cara ini kami dapat terus menulis artikel tentang traveling. Jika artikel ini bermanfaat tolong di share ya di sosmed kamu. Menggunakan foto atau gambar dari situs ini diperbolehkan, asalkan sertakan juga ya link back ke situs Nonanomad. Terima kasih. Post Views 2,461

biaya sekali makan di singapore